Panduan

Cara membuat bot Telegram: 5 langkah, dengan atau tanpa kode

Daftarkan bot di @BotFather dalam semenit, lalu buat ia menjawab: layanan siap pakai, kode Python sendiri dengan contoh, atau AI. Profil, hosting, grup, solusi.

AdminHub

Mau meluncurkan channel? Mulai dari bot

Hubungkan bot

Singkatnya. Bot Telegram adalah sebuah akun ditambah program yang menjawab untuknya. Akunnya jadi dalam semenit: buka @BotFather, kirim /newbot, pilih nama dan username yang berakhiran bot, dan Anda mendapat token. Programnya langkah tersendiri: hubungkan bot ke layanan siap pakai, jalankan kode Anda sendiri (contoh singkat dalam Python ada di bawah), atau minta asisten AI menuliskannya. Selama program belum berjalan, bot diam saja.

Hampir setiap panduan «cara membuat bot Telegram» berhenti di token dari BotFather. Pada titik itu bot belum bisa berbuat apa-apa. Telegram sendiri menggambarkan bot persis begitu: akun khusus yang terhubung ke server pemiliknya, dan server itulah yang memproses pesan. Di bawah ini seluruh jalannya, dari pendaftaran sampai bot yang menjawab, lengkap dengan pengaturan, hosting, dan kesalahan yang paling sering membuat orang tersangkut.

Langkah 1. Daftarkan bot di @BotFather

  1. Buka @BotFather — bot resmi Telegram untuk membuat bot — lalu tekan Mulai (Start). Caranya sama di ponsel maupun di komputer.
  2. Kirim /newbot.
  3. Kirim nama. Nama ini muncul di chat dan kontak, dan bisa diganti kapan saja.
  4. Kirim username: 5–32 huruf Latin, angka, dan garis bawah, berakhiran bot (tetris_bot, TetrisBot). Huruf besar atau kecil tidak berpengaruh, dan username tidak bisa diubah nanti. Kalau sudah dipakai, BotFather meminta yang lain; Anda bisa mengecek lebih dulu apakah username sudah terpakai di pengecek username.
  5. BotFather membalas dengan token, rangkaian seperti 110201543:AAHdqTcvCH1vGWJxfSeofSAs0K5PALDsaw.

Token adalah kunci: siapa pun yang mengetahuinya mengendalikan bot. Jangan publikasikan, dan jangan tulis di kode yang Anda unggah ke internet. Cara menemukan token nanti, mengeceknya, dan mencabut token yang bocor dibahas di panduan token bot.

Mini App BotFather juga bisa melakukan semua ini, dengan tombol sebagai pengganti perintah.

Langkah 2. Siapkan profil bot

Orang yang membuka bot untuk pertama kali melihat nama, gambar, dan deskripsinya sebelum pesan pertama. Semua itu diatur di @BotFather — dengan perintah di bawah atau lewat /mybots → bot Anda — dan sebagian bisa diedit langsung di halaman profil bot.

PerintahYang diaturDi mana orang melihatnya
/setuserpicgambar profildi daftar chat dan di profil
/setdescriptiondeskripsi hingga 512 karakterdi chat kosong dengan bot, sampai orang itu menulis kepadanya
/setabouttextteks singkat hingga 120 karakterdi profil bot dan di samping tautan saat bot dibagikan
/setcommandsdaftar perintah beserta deskripsinyasebagai saran saat orang mengetik /
/setnamenamadi mana pun bot muncul

Deskripsi dan teks singkat bisa diatur dalam beberapa bahasa — dengan metode Bot API setMyDescription dan setMyShortDescription serta language_code — dan setiap orang melihat versi dalam bahasa Telegram-nya.

Langkah 3. Ajari bot menjawab

Di sinilah sebagian besar panduan berhenti. Telegram hanya mengantarkan pesan ke bot; yang menjawabnya adalah program yang Anda beri token. Ada tiga cara mendapatkan program itu:

Layanan siap pakaiKode Anda sendiriKode dengan asisten AI
Perlu kodingtidakyasedikit: menjalankan dan mengeceknya
Di mana program berjalandi layanandi komputer atau server Andadi komputer atau server Anda
Siapa yang memperbaiki saat bot matilayananAndaAnda
Apa yang bisa dilakukan botapa yang bisa dilakukan layananapa pun yang Anda tulisapa pun yang Anda tulis dan cek

Layanan siap pakai

Ini adalah pembuat alur percakapan dan platform tempat tugas bot — toko, channel berbayar, dukungan pelanggan — sudah tersedia. Anda menghubungkan bot, sedangkan program dan servernya tetap di pihak layanan. Mana yang cocok untuk tugas apa dibahas di membuat bot tanpa koding.

Kalau botnya untuk channel, AdminHub bisa membuatnya langsung dari aplikasi. Telegram mengizinkan satu bot membuat bot lain — managed bots (bot terkelola) — jadi Anda hanya memilih nama dan username di jendela Telegram, dan aplikasi menerima token dari Telegram sendiri, tanpa Anda menyalinnya. Kalau penyerahan tidak tuntas atau botnya sudah ada, Anda menempelkan token secara manual. Kedua jalur ditunjukkan di panduan membuat bot untuk channel Anda.

Kode Anda sendiri: bot dalam Python

Contoh ini memakai aiogram 3, salah satu library Bot API di halaman contoh kode Telegram. Bot menyapa Anda saat /start dan mengulang pesan Anda kembali.

  1. Pasang Python 3.10–3.14 (aiogram belum mendukung 3.15). Di terminal, buat lingkungan virtual lalu pasang library-nya:
python3 -m venv .venv
source .venv/bin/activate
pip install aiogram

Di Windows: python -m venv .venv, lalu .venv\Scripts\activate, lalu pip install aiogram.

  1. Simpan kodenya sebagai bot.py:
import asyncio
import os

from aiogram import Bot, Dispatcher
from aiogram.filters import CommandStart
from aiogram.types import Message

dp = Dispatcher()


@dp.message(CommandStart())
async def start(message: Message) -> None:
    await message.answer(f"Halo, {message.from_user.first_name}! Kirimkan pesan apa saja, dan saya akan mengulanginya.")


@dp.message()
async def echo(message: Message) -> None:
    await message.copy_to(message.chat.id)


async def main() -> None:
    bot = Bot(token=os.environ["BOT_TOKEN"])
    await dp.start_polling(bot)


if __name__ == "__main__":
    asyncio.run(main())
  1. Di jendela terminal yang sama, berikan token lewat variabel lingkungan alih-alih menuliskannya di kode (tutorial Telegram menyarankan hal yang sama), lalu jalankan programnya:
export BOT_TOKEN="token dari BotFather"
python bot.py

Di Windows, sebagai pengganti export: set BOT_TOKEN=token di Command Prompt atau $env:BOT_TOKEN="token" di PowerShell.

Buka bot di Telegram lalu tekan Mulai: bot menjawab. Hentikan program (Ctrl+C), dan bot pun diam. Coba kode ini pada bot terpisah: bot yang sudah terhubung ke sebuah layanan punya webhook terpasang, dan polling tidak akan berfungsi untuknya. Library populer lain dari daftar yang sama adalah python-telegram-bot untuk Python, serta grammY dan Telegraf untuk JavaScript.

Kode dengan asisten AI

Telegram terang-terangan menyebut bahwa dokumentasi botnya juga ditulis dengan mempertimbangkan AI: kalau pengalaman koding Anda masih sedikit, Anda bisa meminta asisten AI membacanya dan membantu Anda memulai. Jelaskan apa yang harus dilakukan bot, minta kode dengan library tertentu, lalu jalankan dengan cara yang sama seperti contoh di atas. Dua hal tetap di tangan Anda: jangan tempel token ke chat dengan asisten — biarkan kode membacanya dari variabel lingkungan — dan uji sendiri bot itu sebelum mengundang orang.

Langkah 4. Tentukan di mana bot akan berjalan

Selama program berjalan di komputer Anda, bot hanya menjawab selama komputer menyala. Tutorial Telegram mengatakannya terus terang dan menyarankan server (VPS) atau layanan serupa agar bot berjalan terus-menerus. Kalau Anda memilih layanan siap pakai, urusan ini ditangani untuk Anda.

Program bisa menerima pesan dengan dua cara, dan keduanya tidak bekerja bersamaan:

  • getUpdates (long polling). Program sendiri yang meminta pesan baru ke Telegram. Begitulah cara kerja contoh di atas: komputer apa pun bisa dipakai, tidak perlu alamat di internet.
  • Webhook. Telegram mengirim setiap pesan ke alamat HTTPS Anda, di port 443, 80, 88, atau 8443. Cara ini diperlukan kalau kode berjalan di cloud yang menyala sesuai permintaan.

Selama webhook terpasang, getUpdates tidak berfungsi. Pesan yang belum diambil bot disimpan Telegram hingga 24 jam.

Langkah 5. Undang orang-orang pertama

Bot tidak bisa menulis lebih dulu kepada seseorang: orang itu harus membuka bot dan menekan Mulai, atau menambahkannya ke grup. Jadi bagikan tautan t.me/your_bot_username; orang juga bisa menemukan bot lewat username-nya di pencarian Telegram.

Batas pengiriman yang perlu diketahui sejak awal (dari Bots FAQ Telegram):

  • dalam satu chat — tidak lebih dari sekitar satu pesan per detik;
  • di grup — tidak lebih dari 20 pesan per menit;
  • dalam broadcast — sekitar 30 pesan per detik. Lebih cepat dari itu hanya mungkin dengan broadcast berbayar: hingga 1.000 pesan per detik, dengan biaya 0,1 Stars untuk setiap pesan di atas 30 pesan gratis per detik. Fitur ini bisa diaktifkan setelah bot punya setidaknya 100.000 Stars di saldonya dan setidaknya 100.000 pengguna aktif bulanan.

Bot di grup atau channel

  • Grup. Tambahkan bot sebagai anggota. Secara bawaan bot berjalan dalam privacy mode: ia melihat perintah yang ditujukan kepadanya, balasan atas pesannya sendiri, dan pesan layanan, tetapi tidak seluruh percakapan. Bot yang menjadi admin melihat semua pesan, dan mode ini bisa dimatikan dengan /setprivacy — setelah itu bot harus ditambahkan ulang ke grup. Selengkapnya di cara menambahkan bot ke grup.
  • Channel. Bot hanya bisa memposting di channel kalau ia salah satu administrator channel itu dengan hak untuk memposting pesan.

Agar bot menulis ke chat yang tepat, ia memerlukan chat ID. Semua jenis chat dibahas di panduan chat ID.

Kenapa bot tidak merespons

  • Program tidak berjalan, atau crash. Telegram sendiri tidak menjawab atas nama bot.
  • Webhook terpasang sementara kode membaca getUpdates — atau sebaliknya.
  • Dua salinan program berjalan dengan token yang sama dan saling mengganggu saat mengambil update.
  • Di grup, bot tidak melihat pesan — itu privacy mode, lihat di atas.
  • Bot tidak bisa menulis ke seseorang — orang itu belum menekan Mulai, atau sudah memblokir bot.
  • Token diganti di BotFather: token lama berhenti berfungsi dan program mendapat Unauthorized. Pasang token yang baru.

Berapa biayanya

Mendaftarkan bot di @BotFather dan mengirim pesan dalam batas normal itu gratis. Uang keluar untuk apa pun yang berjalan di balik bot: server untuk kode Anda sendiri, atau paket sebuah layanan. Stars dikenakan untuk broadcast berbayar — fitur ini diperlukan untuk mengirim lebih dari sekitar 30 pesan per detik dan hanya terbuka untuk bot besar.


Sumber, dicek Oktober 2026: Telegram Bots — cara kerja bot, bot tidak memulai percakapan lebih dulu; Bot features — BotFather (/newbot, aturan username, profil, mengedit perintah, Mini App BotFather), Privacy Mode, Managed Bots, dokumentasi untuk AI; Bots FAQ — apa yang dilihat bot, long polling dan webhook, batas dan broadcast berbayar; Telegram Bot API — getUpdates dan setWebhook (port, update disimpan selama 24 jam), setMyDescription dan setMyShortDescription; Bot tutorial — token di luar kode, hosting; Bot API Library Examples — library untuk Bot API.

Yang biasanya ditanyakan

Bisakah membuat bot Telegram secara gratis?
Mendaftarkan bot di @BotFather tidak dipungut biaya, begitu pula pengiriman biasa lewat Bot API. Yang Anda bayar adalah apa pun yang berjalan di balik bot: server Anda sendiri kalau Anda menulis kode, atau layanan yang menjalankan bot untuk Anda. Mengirim lebih cepat dari sekitar 30 pesan per detik memerlukan broadcast berbayar, yang dibayar dengan Stars dan hanya terbuka untuk bot besar.
Bisakah membuat bot Telegram dari ponsel?
Bisa. @BotFather adalah chat biasa, dan /newbot, /mybots, serta perintah lainnya berfungsi di aplikasi ponsel persis seperti di komputer; BotFather juga punya Mini App dengan tombol sebagai pengganti perintah. Satu-satunya yang merepotkan di ponsel adalah menjalankan kode sendiri, yang memerlukan komputer atau server.
Apakah saya harus bisa koding untuk membuat bot?
Untuk mendaftarkannya, tidak: cukup beberapa pesan ke @BotFather. Agar bot melakukan sesuatu, harus ada program yang menjawab untuknya: Anda bisa menulisnya sendiri, meminta asisten AI menuliskannya, atau menghubungkan bot ke layanan siap pakai yang tugasnya sudah tersedia.
Kenapa bot saya tidak merespons?
Paling sering karena program bot tidak berjalan: Telegram hanya mengantarkan pesan, yang menjawab adalah kode atau layanan Anda. Bisa juga bot punya webhook terpasang sementara kodenya membaca update dengan getUpdates, padahal keduanya tidak bisa bekerja bersamaan. Di grup tempat ia bukan admin, secara bawaan bot hanya melihat perintah yang ditujukan kepadanya, balasan kepadanya, dan pesan layanan.
Bisakah username bot diganti?
Tidak. Nama bisa diganti dengan /setname kapan saja, tetapi username yang berakhiran bot tidak bisa diubah setelah bot dibuat (username koleksi yang dibeli di Fragment bisa ditambahkan di atasnya). Kalau tidak cocok, buat bot baru; bot lama bisa dihapus dengan /deletebot, yang membebaskan username-nya, tetapi bot yang sudah dihapus tidak bisa dikembalikan.
Bagaimana cara membuat chatbot AI di Telegram?
Buat bot di @BotFather lalu hubungkan ke program atau layanan yang meneruskan pertanyaan ke model bahasa dan mengirim jawabannya kembali. Program itu bisa Anda tulis sendiri, dan Telegram sendiri menyarankan membaca dokumentasinya bersama asisten AI, atau Anda bisa menghubungkan bot ke layanan yang sudah punya jawaban AI bawaan.